]]>

« Home | Mencari Sesuatu yang Baru » | Agustus dan The Dance » | Mencari Makna » | Satu Bulan Penuh Warna » | Inspirasi dari Mahaguru Emha » | Tidak Mudah Menilai Isi » | Sisi Manusiawi » | Tuhan dan Selera Humor » | Sorrow » | Bunga Mekar Bunga Berdzikir »

Wednesday, September 14, 2005

Belajar dari Syaikh Nazim

Tanya :
Anda kemarin mengatakan tentang menghormati, saya ingin memahaminya. Bagaimana kita bisa menghormati orang-orang yang sifatnya mirip binatang buas atau manusia-manusia penindas atau yang sangat jahat ?

Shaykh Nazim:
Nabi bersabda : Kamu harus menolong saudaramu, baik dia seorang penindas maupun yang ditindas (unsur akhaka dhaliman au madluma). Mereka harus kalian tolong karena semua manusia diciptakan sebagai manifestasi dari Nama-Nama Tuhan yang paling indah. Mereka merupakan calon-calon khalifah Tuhan. Itu kehormatan bagi manusia.

Sekarang kita sedang memerangi setan atau melawan nafsu. Dokter bedah melakukan operasi, tapi dia tidak mengiris orang itu untuk membunuhnya. Karena dia bukan jagal. Jagal membunuh, namun dokter bedah melakukan hal yang sama untuk memulihkan kehidupan orang. Aslinya, setiap anak Adam diberi kehormatan, namun nafsu mengambil alih kekuasaan atasnya. Ego/Nafsu itu mirip binatang buas. Kita musti menolong atau menyelamatkannya, apapun caranya.

Ketika Nabi ditanya kembali : "Ya Nabi, bagaiman bisa kita menolong para penindas ?" Beliau menjawab :"Kalian harus ikat tangannya. Jika kalian melihat seseorang memukul orang lain, tangkap tangannya. Jika dia membawa sebuah pedang dan siap membunuh, tangkap tangannya. Hal itu menolong si penindas. Kalian bisa menolong orang tertindas dengan menjauhkannya dari tangan sang penindas. "

Komentar dari Ojir :
Jangan lupa kita jangan jadi penindas ya...


E-mail this post



Remenber me (?)



All personal information that you provide here will be governed by the Privacy Policy of Blogger.com. More...

Add a comment