Bunga Mekar Bunga Berdzikir
Sekuntum bunga yang mekar di tepi jurang terjal berbatu. Sekuncup bunga tidak pernah mengeluh dan meratapi keadaannya. Dimanapun dan kapanpun dia tumbuh sebagai isyarat rasa cintanya kepada sang Khalik.
Sampai akhirnya mekar. Diberikan keindahan warnanya tanpa harus memilih pada siapa. Batu karang terjal tak menghalangi keharumannya yang ditebar ke seluruh penjuru mata angin. Hanya cinta, tanpa nafsu, tanpa tendensi.
Hingga akhirnya bunga itu kering, layu, dan jatuh ke tanah. Sempurnalah dzikir sekuntum bunga. Kembali bersatu dengan sang Maha Agung.
Sampai akhirnya mekar. Diberikan keindahan warnanya tanpa harus memilih pada siapa. Batu karang terjal tak menghalangi keharumannya yang ditebar ke seluruh penjuru mata angin. Hanya cinta, tanpa nafsu, tanpa tendensi.
Hingga akhirnya bunga itu kering, layu, dan jatuh ke tanah. Sempurnalah dzikir sekuntum bunga. Kembali bersatu dengan sang Maha Agung.